Ilmu Hanya Dapat Diambil Dari Lisan Para Ulama



بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله، أما بعد

Abu Hayyan al Andalusi berkata dalam syairnya :

 يظنّ الغمر أنّ الكتب تهدي # أخا جهل لإدراك العلوم
وما يدري الجهول بأنّ فيها # غوامض حيّرت عقل الفهيم
إذا رمت العلوم بغير شيخ # ضللت عن الصراط المستقيم
وتشتبه الأمور عليك # حتي تصير أضلّ من تومى الحكيم

Banyak orang mengira bahwa kitab-kitab dapat menunjukkan orang bodoh untuk mendapatkan ilmu

Namun mereka tidak tahu bahwa di dalam kitab-kitab itu terdapat hal-hal rumit yang membingungkan akal orang yang dapat memahami

Dan jika engkau menuntut ilmu tanpa guru maka engkau akan tersesat dari jalan yang lurus

Dan banyak hal yang menjadi rumit dan rancu sehingga engkau akan lebih tersesat dari pada Tuma al Hakim


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ya, orang yang mencari ilmu tanpa bimbingan guru dapat menjadi lebih tersesat dari Tuma al Hakim. Dia adalah seorang ayah yang putranya menderita suatu penyakit yang tidak diketahui obatnya. Pengobatan telah banyak dilakukan dan tidak satupun yang membuahkan hasil.

Lalu saat ia berjalan, ia menemukan secarik kertas yang tertulis di atasnya sebuah hadits. Hadits itu sangatlah membuatnya gembira dan mengembalikan harapannya akan kesembuhan putranya. Hadits itu adalah hadits tentang pengobatan. Namun sayangnya, entah karena apa, ada kesalahan dalam tulisan hadits tersebut. 

Tulisan hadits itu seharusnya:

الحبّة السوداء شفاء لكل داء

"Biji hitam adalah obat untuk segala penyakit"

Namun, yang tertulis adalah:

الحيّة السوداء شفاء لكل داء

"Ular hitam adalah obat untuk segala penyakit"

Tanpa menanyakannya dan memintakan penjelasan pada seorang ulama, Tuma al Hakim langsung mencari ular hitam dan kemudian memberikannya pada anaknya sebagai obat. Akhirnya, bukanlah kesembuhan putra tercinta yang didapat, tetapi ia harus menyiapkan prosesi perawatan jenazah putranya itu.

Tuma al Hakim telah merugi setidaknya dalam 2 hal :
kehilangan putranya, dan kesalahan dalam memahami sabda mulia Rasulullah.

Rasulullah adalah teladan yang paling baik. Dalam hal budi pekerti, menjalin hubungan dengan sesama, ibadah, kepemimpinan, dan mengajarkan agama, beliaulah orang yang menjadi panutan kita. Kesempurnaanya telah mengantarkan Islam ke seluruh penjuru bumi ini.

Rasulullah mengajarkan metode mencari ilmu, yakni dengan metode talaqqi, tatap muka guru-murid. Beliau sendiri pun belajar dari Sayyidina Jibril. Sebelum hijrah, beliau mengutus beberapa shahabat untuk ikut ke Yatsrib bersama kafilah Yatsrib yang telah lebih dahulu masuk Islam di Makkah, untuk mengajarkan al Qur'an dan mengajak warga Yatsrib yang belum masuk Islam untuk masuk Islam. Rasul tidak hanya memberikan lembaran-lembaran mushaf pada kafilah itu agar dipelajari sendiri, melainkan mengirimkan shahabat untuk menjadi guru mereka. Dan metode inilah yang diteruskan oleh para shahabat sepeninggal Rasul dan menjadi kebiasaan para ulama.

Para ulama mengatakan:

إنما يؤخذ العلم من أفواه العلماء


"Ilmu hanya dapat diambil dari lisan para ulama"


Terutama pada masa sekarang, buku-buku tidaklah cukup menjadi sumber ilmu. Setidaknya ada 4 hal yang kita waspadai saat membaca buku tanpa bimbingan guru:

1. Kemampuan yang terbatas dalam memahami maksud penulis
2. Adanya kemungkinan salah cetak
3. Adanya usaha orang lain yang mengubah isi kitab dari maksud pengarang
4. Adanya kesalahan dalam apa yang disampaikan oleh pengarang (pengarangnya salah paham atau pahamnya salah)

Oleh karena itu, para guru sangatlah mutlak kita butuhkan dalam belajar. 

Semoga Allah memberikan kita kemudahan dalam mempelajari agama-Nya dari guru yang baik dan mendapatkan pemahaman yang baik. 
Aamiin...





**************************************************************************************************************************************************************************************************
Abu Hayyan al Andalusi berkata dalam syairnya :


 يظنّ الغمرأنّ الكتب تهدي # أخا جهل لإدراك العلوم
وما يدري الجهول بأنّ فيها # غوامض حيّرت عقل الفهيم
إذا رمت العلوم بغير شيخ # ضللت عن الصراط المستقيم
وتشتبه الأمور عليك # حتي تصير أضلّ من تومى الحكيم


Banyak orang mengira bahwa kitab-kitab dapat menunjukkan orang bodoh untuk mendapatkan ilmu

Namun mereka tidak tahu bahwa di dalam kitab-kitab itu terdapat hal-hal rumit yang membingungkan akal orang yang dapat memahami

Dan jika engkau menuntut ilmu tanpa guru maka engkau akan tersesat dari jalan yang lurus

Dan banyak hal yang menjadi rumit dan rancu sehingga engkau akan lebih tersesat dari pada Tuma al Hakim

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

إنما يؤخذ العلم من أفواه العلماء 

"Ilmu hanya dapat diambil dari lisan para ulama"
***************************************************************************************************************************************************************************************************

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutiara Hikmah Syekh Abdullah al Harari

Malaikat Sebagai Penduduk Langit

Ya Allaah, janganlah Engkau jadikan dunia sebagai kepentingan terbesar kami