Bersabar dan Bersyukur Atas Musibah




Ada doa yang berbunyi:

اللهم اجعل مصيبتنا في دنيانا ولا تجعل مصيبتنا في ديننا

"Ya Allaah, jadikanlah musibah kami hanya di urusan dunia kami, dan jangan Engkau jadikan musibah kami di urusan agama kami"

Sungguh kita semua dan semua yang kita miliki adalah kepemilikan Allah. Kita serahkan apapun yang kita alami kepada Allah, baik maupun buruk. Kita terima, kita syukuri jika itu kebaikan, kita sabar dan pasrahkan kepada Allah jika itu keburukan.

Rasulullah shallallaah 'alayh wasallam pernah mengungkapkan ketakjuban beliau melihat apa yang dialami oleh orang mukmin. Jika kesenangan yang diterimanya dan ia mensyukurinya maka itu akan menjadi kebaikan juga untuknya di akhirat. Jika musibah yang ia terima dan ia sabar, maka itu pun akan mendatangkan kebaikan untuknya di akhirat.

Kita juga bersyukur, apabila yang menimpa kita hanyalah musibah dunia, musibah yang berkenaan dengan kesehatan, keselamatan raga, faktor ekonomi, dan seputar itu, yang sekiranya orang mendapatkan musibah ini jika ia bersabar maka musibah itu hanya ia rasakan saat di dunia. Sementara di akhirat, ia akan mndapatkan kebaikan atas kesabarannya itu.

Ada di sekitar kita, orang yang mendapatkan musibah dalam urusan agamanya. Ia tidak dapat menerima kebenaran Islam. Ia menganggap Allah itu tidak adil dalam memberikan rizki. Atau ia meyakini Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya seperti memiliki wajah, tangan, mata, dan anggota tubuh lainnya, meyakini Allah berubah-ubah seiring berjalannya waktu dan mengikuti apa yang terjadi di alam, meyakini Allah ada di suatu tempat, dan lainnya. Atau ia menyandingkan sifat yang tidak layak bagi para nabi ataupun sifat yang berlebihan. Atau ia menghalalkan yang haram secara ijma' dan mengharamkan yang halal secara ijma'. 

Orang-orang ini meskipun di kehidupan dunia hidup sejahtera, mendapatkan rizki yang berlimpah, kesuksesan karir, dan seterusnya, tetapi setelah kehidupan dunia dia tidak akan mendapatkan sedikitpun kebahagiaan dan pertolongan.

Oleh karenanya, kita bersabar dan bersyukur atas musibah yang kita alami, dan berdoa agar Allah menghindarkan kita dari musibah dalam urusan agama kita. Aamiin



اللهم اجعل مصيبتنا في دنيانا ولا تجعل مصيبتنا في ديننا، وارزقنا حسن الخاتمة والشهادة يا أرحم الراحمين، يا أكرم الأكرمين، يا مجيب السائلين، يا باعث خير المرسلين، بجاه نبيك المبعوث رحمة للعالمين وصلّ اللهم على سيدنا محمد وسلم تسليما كثيرا والحمد لله رب العالمين


**************************************************************************************************************************************************************************************************
Abu Hayyan al Andalusi berkata dalam syairnya :



 يظنّ الغمرأنّ الكتب تهدي # أخا جهل لإدراك العلوم
وما يدري الجهول بأنّ فيها # غوامض حيّرت عقل الفهيم
إذا رمت العلوم بغير شيخ # ضللت عن الصراط المستقيم
وتشتبه الأمور عليك # حتي تصير أضلّ من تومى الحكيم


Banyak orang mengira bahwa kitab-kitab dapat menunjukkan orang bodoh untuk mendapatkan ilmu

Namun mereka tidak tahu bahwa di dalam kitab-kitab itu terdapat hal-hal rumit yang membingungkan akal orang yang dapat memahami

Dan jika engkau menuntut ilmu tanpa guru maka engkau akan tersesat dari jalan yang lurus

Dan banyak hal yang menjadi rumit dan rancu sehingga engkau akan lebih tersesat dari pada Tuma al Hakim

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

إنما يؤخذ العلم من أفواه العلماء 

"Ilmu hanya dapat diambil dari lisan para ulama"
**************************************************************************************************************************************************************************************************

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mutiara Hikmah Syekh Abdullah al Harari

Malaikat Sebagai Penduduk Langit

Ya Allaah, janganlah Engkau jadikan dunia sebagai kepentingan terbesar kami